90bola: Berita Liga 1 Indonesia: Aturan larangan hadir bagi suporter tamu ke stadion dilanjutkan hingga musim 2025/2026. Pelatih Persib, Bojan Hodak mengatakan bahwa dirinya sebenarnya ingin stadion bisa diisi penuh dengan suporter kedua tim duduk berdampingan.
Baca juga: Manila Digger Petik Pelajaran dari Kekalahan di Tangan Persib
sbo tv: Peraturan ini mulai diberlakukan sejak peristiwa Kanjuruhan terjadi Oktober 2022 lalu. Atas dasar perintah FIFA, regulasi dibuat untuk melarang pihak suporter tim tamu hadir memberikan dukungan secara langsung.
“Saya katakan pada anda, kami ingin stadion penuh, selalu ingin bermain di depan suporter. Tapi jika memutuskan ini belum aman, baik dari liga atau dari kepolisian, maka silakan tanya pada mereka,” tutur Bojan Hodak saat diwawancara, Jumat (8/8).
Bojan melihat dari sisi olahraga, bahwa kehadiran suporter di stadion menjadi penyemangat pemain saat pertandingan. Karena itu dia sebenarnya ingin para suporter baik dari tim kandang dan tandang hadir di tribun untuk mendukung tim secara langsung.
“Saya hanya pelatih dan saya hanya ingin menikmati permainan. Saya ingin bertanding di kondisi stadion yang penuh karena jika stadion penuh maka atmosfer pertandingan akan bagus,” terang pelatih berpaspor Kroasia ini.
Menurutnya peraturan ini tidak harus diberlakukan untuk semua pertandingan. Pihak operator kompetisi bisa saja hanya memilih beberapa laga saja untuk meminimalisir potensi terjadinya gesekan suporter.
“Untuk beberapa pertandingan memang ada yang tidak apa-apa jika tak ada penonton. Tapi untuk ini, ini bukan bergantung pada kami. Ini lebih pada liga (I-League) dan kepolisian,” lanjut nahkoda Persib 54 tahun ini.
Budaya menonton sepakbola di Indonesia menurutnya perlu diperbaiki. Karena kekerasan dan aksi oknum yang merugikan perlu dikurangi supaya penonton umum bisa hadir dengan nyaman dan menjadi ajang hiburan untuk keluarga.
“Jika kalian melihat ke Eropa, saya berikan contoh, penonton bisa datang ke stadion dengan membawa anak-anak dan sangat aman. Sedangkan untuk di Indonesia, mereka masih harus memberikan edukasi kepada fans, karena jumlah pendukung di sini sangat fantastis,” ujar Bojan.
“Bagaimana mereka datang ke stadion dengan tidak melakukan apapun (hal negatif) dan bisa menikmati sepakbola. Jadi menurut saya Persib di enam bulan terakhir banyak menunjukkan perkembangan dan tidak ada masalah,” tambahnya.
Kabarnya, salah satu indikator berlanjutnya aturan ini adalah karena ulah Bobotoh yang masuk ke dalam lapangan pada laga penutup musim 2024/2025. Bobotoh berhamburan karena ingin merayakan pesta juara tim Persib.
Menurut Bojan, hal itu bisa ditoleransi sebab para Bobotoh turun ke lapangan bukan melakukan tindakan anarkis. Bahkan dalam semusim terakhir, sikap dari Bobotoh dalam mendukung juga sudah terus membaik.
“Meski ada di laga terakhir (musim lalu) tapi saya memahami emosi mereka untuk ikut melakukan perayaan. Tapi sebelum itu, tidak ada masalah. Pada dasarnya musim lalu tidak ada lagi (masalah) dan orang-orang bisa hadir ke stadion dan menikmati pertandingan,” pungkasnya.
Baca juga: Klok Tidak Puas Performa Persib Meski Mampu Penuhi Target
Artikel Tag: bojan hodak, Persib